covid 19 yang mengganggu aktivitas sekolah
Laporan hasil observasi
Dampak COVID 19 terhadap pembelajaran
Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat seperti infeksi paru-pneumonia akut, sampai kematian. Virus Corona ini adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui. Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019, dan virus ini menyebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Covid 19 sudah memasuki Indonesia pada tanggal 2 maret 2020 dan virus ini mengagetkan warga Indonesia. Pada tanggal 15 maret 2020 dilakukannya social distancing dan sekolah di liburkan.
Virus corona ini dapat menyebar secara cepat dan mudah contohnya:
1.menyentuh tangan atau orang terinfeksi
2.menyentuh mata,hidung,ataupun mulut selepas memegang barang atau benda yang sudah terkena air liur ataupun orang yang terinfeksi
3. percikan air liur pengidap batuk dan pilek
Kenapa diperlakukan social distancing ini? Untuk memutus tali rantai virus penyebaran corona. Pada hari ini angka positif di Indonesia mencapai 90 ribu jiwa. Corona masih saja menyebar di seluruh Indonesia oleh karena itu pembelajaran dilakukan online atau daring, apa itu daring? daring adalah pembelajaran yang menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS). Ada juga sekolah yang beroperasi di pandemic ini, namun lokasinya zona hijau atau tdk ada yang terinfeksi.
Karena pandemic ini bangunan bangunan sekolah yang awalnya ramai dengan hiruk pikuk kegiatan guru dan siswa, hanya tinggal kenangan dan menjadi tempat sepi, yang bisa jadi akan berubah fungsi karena tidak digunakan kembali untuk kegiatan pembelajaran, Dan jarang bertemu teman sekolah.
Adanya daring ini kita tidak perlu datang ke sekolah, cukup diam dirumah, mainkan computer, laptop atau gadget untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran, guru cukup menjadi pembimbing dan fasilator dari jarak jauh yang aktifitasnya sama seperti siswa yaitu cukup menggunakan gadget yang diperlukan untuk mendukung pembelajaran daring.
Nama: Muh. Alif Rahman
Komentar
Posting Komentar